Tim Sekolah Siaga Bencana SMPN 1 Karanganom Siaran di RSPD KLaten

pendidikan
Kepala SMPN 1 Karanganom, H Harmanta SPd MPd (tengah) diapit  dua stafnya, Hanud Setyawan SPd dan Bertin Wijayanti SPd.
Kepala SMPN 1 Karanganom, H Harmanta SPd MPd (tengah) diapit dua stafnya, Hanud Setyawan SPd dan Bertin Wijayanti SPd.
Kepala SMPN 1 Karanganom, H Harmanta SPd MPd  foto bersama stafnya dan kru RSPD Klaten serta para siswanya usai mengisi ruang pelajar di RSPD Klaten, Senin pagi (7/11/2016).
Kepala SMPN 1 Karanganom, H Harmanta SPd MPd foto bersama stafnya dan kru RSPD Klaten serta para siswanya usai mengisi ruang pelajar di RSPD Klaten, Senin pagi (7/11/2016).
Kepala SMPN 1 Karanganom, H Harmanta SPd MPd bersama para siswa dan guru pendamping mengisi ruang pelajar.
Kepala SMPN 1 Karanganom, H Harmanta SPd MPd bersama para siswa dan guru pendamping mengisi ruang pelajar.
Para siswa SMPN 1 Karanganom selaku Tim SSB mengisi ruang pelajar RSPD Klaten.
Para siswa SMPN 1 Karanganom selaku Tim SSB mengisi ruang pelajar RSPD Klaten.

focusKLATEN.net-Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Karanganom (Essakar), Kabupaten Klaten menetapkan diri sebagai sekolah siaga bencana, karena seluruh warga sekolah menyadari bahwa SMKN 1 Karanganom yang berada di Kabupaten Klaten merupakan daerah yang rawan bencana dan menjadi peringkat ke-4 se Jawa Tengah dan peringkat ke-7 se Indonesia dalam hal bencana alam. Maka dari itu SMPN 1 Karanganom mengedukasi warga sekolah tentang pentingnya siaga bencana guna antisipasi bencana yang sewaktu-waktu terjadi.

Demikian dikatakan Kepala SMPN 1 Karanganom, H Harmanta SPd MPd didampingi dua stafnya, Hanud Setyawan SPd dan Bertin Wijayanti SPd di sela-sela mendampingi murid-muridnya mengisi ruang pelajar di Radio Siaran Publik Daerah (RSPD) Klaten, Senin pagi (7/11/2016). Para siswa-siswi SMPN 1 Karanganom yang ikut mengisi ruang pelajar di RSPD Klaten masing-masing Ilham Yahya, Nur Huda, Evrida Nada, Safira Hafiz, Desita Mila Sari, Erlina Dinda dan Riska Oktiva.

Saat mengisi ruang pelajar tersebut para siswa SMPN 1 Karanganom mengawali dengan yel-yel “Salam Tangguh” yakni Tagguh-Tangguh-Tangguh, Siswa Essakar Siaga Bencana, Salam Siaga Bencana, 1 Nusa 1 Bangsa Siaga Bencana, Siamo. Siswa SMPN 1 Karanganom selama ini rutin mengisi ruang pelajar di RSPD Klaten.

Menurut Kepala SMPN 1 Karanganom, H Harmanta SPd MPd, saat ini SMPN 1 Karanganom berusaha menerapkan standarisasi kesiapsiagaan bencana. SMPN 1 Karanganom sudah menerapkan Sekolah Siaga Bencana (SSB) sejak 2013, sehingga para siswa sudah menguasai kesiapsiagaan bencana.

Evrida Nada aktivis SMPN 1 Karanganom dalam paparan ruang pelajar mengatakan, kegiatan yang menunjang SSB diantaranya kegiatan pelatihan rutin pertolongan pertama, kegiatan rutin simulasi bencana, penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana dan penyluhan tentang Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Khusus kesiapsiagaan bencana diadakan simulasi bencana yang diadakan rutin minimal setahun 2 kali yang diikuti seluruh warga sekolah guna mengedukasi tentang pentingnya wawasan dan kesiapsiagaan dalam kebencanaan.

Sedang Nur Huda juga mengatakan, peralatan yang ada untuk menunjang SSB di SMPN 1 Karanganom antara lain adanya papan nama jalur evakuasi, peta atau denah jalur bencana, papan titik kumpul keadaan darurat. Kemudian alat Early Warning Syestem (EWS) yakni alat untuk memberikan peringatan dini ketika terjadi bencana alam seperti kentongan dan lonceng, peralatan  P3K, dragbar, spalek, mitela, obat-obatan, tak emergency KIT yang berisi obat-obatan, poster dan artikel tentang kesiapsiagaan bencana, nomor-nomor  penting keadaan darurat, daftar golongan darah dan nomor telepon penting baik kepala sekolah, guru dan nomor telepon penting instansi yang menangani kebencanaan seperti nomor polisi, PMI, BPBD dan sebagainya.

Nur Huda menambahkan, Tim SSB SMPN 1 Karanganom ada 35 siswa dan tim penunjang dari PMR 20 orang dan dibantu warga sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler SSB diadakan setiap Kamis diikuti 150 siswa dengan materi kepalangmerahan, pertolongan pertama dan kesiapsiagaan bencana.

Sementara itu Ilham Yahya pada ruang pelajar tersebut memaparkan, kegiatan SSB menjadi ekstrakurikuler yang sangat diminati para siswa. Buktinya, setiap kegiatan ekstrakurikuler SSB seperti simulasi penanganan bencana alam juga diikuti hampir semua siswa karena siaga bencana menjadi kebutuhan bagi seluruh siswa.

Ilham Yahya menambahkan, selain ekstrakurikuler SSB,   di SMPN 1 Karanganom juga ada 13 kegiatan ekstrakurikuler lain seperti Palang Merah Remaja (PMR), Pramuka, Taekwondo, Qiroah, baca tulis Al Quran, Persatuan Baris Bermaris (PBB)/Paskibraka dan Paduan Suara,    Drum band, Tari tradisional, Keolahragaan, pengajian Minggu pagi dan  patroli keamanan sekolah.  (Paidi)

1 thought on “Tim Sekolah Siaga Bencana SMPN 1 Karanganom Siaran di RSPD KLaten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *