Home > sosial & budaya > Semangat Hari Pahlawan, PPM Sunan Kalijaga Sarasehan Jihad Pertanian

Semangat Hari Pahlawan, PPM Sunan Kalijaga Sarasehan Jihad Pertanian

 Sarasehan jihat pertanian diisi pembacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW oleh santriwan dan santriwati PPM Sunan Kalijaga.

Sarasehan jihat pertanian diisi pembacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW oleh santriwan dan santriwati PPM Sunan Kalijaga.

 Prof DR Hidayat Sambodo memberikan materi pembuatan kompos untuk pertanian organik.

Prof DR Hidayat Sambodo memberikan materi pembuatan kompos untuk pertanian organik.

 Pengasuh PPM Sunan Kalijaga Kyai Susilo Eko Pramono STh I dan Prof DR Hidayat Sambodo foto bersama para santri pada sarasehan jihat pertanian menyambut Hari Pahlawan di PPM Sunan Kalijaga Dengkeng, Wedi, Kamis malam (10/11/2016).

Pengasuh PPM Sunan Kalijaga Kyai Susilo Eko Pramono STh I dan Prof DR Hidayat Sambodo foto bersama para santri pada sarasehan jihat pertanian menyambut Hari Pahlawan di PPM Sunan Kalijaga Dengkeng, Wedi, Kamis malam (10/11/2016).

 Prof DR Hidayat Sambodo (kanan) bersama Asmardi Utomo pemerhati pertanian.

Prof DR Hidayat Sambodo (kanan) bersama Asmardi Utomo pemerhati pertanian.

focusKLATEN.net-Dalam rangka menyambut dan semangat Hari Pahlawan ke-71, Pondok Pesantren Modern (PPM) Sunan Kalijaga Desa Dengkeng, Kecamatan Wedi, Klaten, Kamis malam (10/11/2016) menggelar sarasehan jihat pertanian. Kegiatan diawali dengan dzikir dan pembacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW untuk selalu ingat kepada Allah SWT dan mendekatkan diri kepada Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan sarasehan jihat pertanian dipandu Pengasuh PPM Sunan Kalijaga Kyai Susilo Eko Pramono STh I dengan menghadirkan dua narasumber masing-masing Ir Slamet Riyadi pemerhati pertanian dari Desa Gesikan, Gantiwarno dan Prof DR Hidayat Sambodo konsultan pertanian dari UGM dan ITB. Acara sarasehan diikuti sekitar 50 santri PPM Sunan Kalijaga termasuk ibu-ibu warga Desa Dengkeng, Kecamaan Wedi.

Pengasuh PPM Sunan Kalijaga Kyai Susilo Eko Pramono STh I mengatakan, jihat pertanian yang digelorakan PPM Sunan Kalijaga dimulai sejak peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2016 lalu dan dimaksimalkan pada momentum Hari Pahlawan 10 November 2016. Atas binaan dari Prof DR Hidayat Sambodo maka PPM Sunan Kalijaga dalam rangka jihat pertanian membentuk tiga Tim Organik yakni Tim Komposting, Tim Pestisida dan Tim Budidaya.

Sementara itu Prof DR Hidayat Sambodo dalam paparannya mengatakan, untuk jihat pertanian PPM Sunan Kalijaga dimulai dengan materi cara pembuatan kompos organik, sehingga yang harus bekerja tim komposting dulu. Dalam rangka mendukung pertanian organik maka kompos menjadi kuncinya, maksudnya kompos yang benar-benar telah diolah melalui fermentasi sehingga hasilnya nanti juga bagus.

Target dari Tim Komposting itu, kata Prof DR Hidayat Sambodo, agar nantinya PPM Sunan Kalijaga mampu menjadi produsen kompos yang memenuhi syarat untuk mendukung pertanian organik. Untuk menuju program tersebut pada 25 November 2016 akan dilakukan praktek pembuatan kompos dengan kapasitas sekitar dua ton di dua tempat terpisah yakni di PPM Sunan Kalijaga dan di rumah kompos milik Ir Slamet Riyadi di Gesikan, Gantiwarno.

Setelah pembuatan kompos selesai, kata Prof DR Hidayat Sambodo, selanjutnya akan bekerja tim budidaya dengan uji coba penanaman padi maupun jenis tanaman palawija dengan pupuk kompos produksi PPM Sunan Kalijaga. Setelah itu juga dilanjutkan kerja Tim Pestisida untuk membuat pestisida organik guna mengatasi hama yang muncul dalam tim budidaya pertanian organik. Sarasehan jihat pertanian PPM Sunan Kalijaga dimulai pukul 20.00 WIB dan selesai pukul 22.00 WIB dan sesi kedua mulai pukul 22.30 WIB sampai 02.00 WIB. (Paidi)

Baca Juga :

Leave a Reply