Aksi Super Santun Bela Islam III Dipusatkan di Masjid Raya Klaten

politik & pemerintahan
 Aksi damai bela Islam I 4 November di Lapangan Polres Klaten yang lalu.
Aksi damai bela Islam I 4 November di Lapangan Polres Klaten yang lalu.
 Korlap Aksi super santun 1000 ummah bela Islam III Kabupaten Klaten, Farid Yusuf Asyhari.
Korlap Aksi super santun 1000 ummah bela Islam III Kabupaten Klaten, Farid Yusuf Asyhari.

focusKLATEN.net-Umat Islam Kabupaten Klaten rencananya pada Jumat 2 Desember 2016 juga akan menggelar aksi damai yang dipusatkan di Masjid Raya Klaten. Aksi damai umat Islam Kabupaten Klaten mengusuung tema “Aksi super santun 1000 ummah bela Islam III” ditandai dengan sholat Jumat berjamaah di Masjid Raya Klaten lalu dilanjutkan berjalan kaki menuju Kantor Kejaksaan Negeri Klaten dan Kantor Pemerintah Kabupaten Klaten.

Demikian dikatakan Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi super santun 1000 ummah bela Islam III Kabupaten Klaten, Farid Yusuf Asyhari saat dikonfirmasi RSPD Klaten melalui ponselnya di Klaten, Kamis (1/12/2016). Untuk kelancaran  aksi damai tersebut Farid Yusuf Asyhari mengaku sudah melayangkan surat pemberitahuan ke pihak kepolisian yakni Polres Klaten.

Menurut Farid Yusuf Asyhari, untuk imam dan khotib sholat Jumat di Masjid Raya KLaten peserta aksi damai mengikuti jadwal yang sudah ada di Masjid Raya Klaten.  Peserta aksi damai, kata Farid, diantaranya berasal dari Pimpinan daerah Pemuda Muhammadiyah  (PDPM) Klaten, Angkatan Muda Muhamamdiyah (AAM) Klaten, Laskar Islam Klaten, mahasiswa dari Klaten, Solo dan Yogyakarta serta elemen masyarakat dari tingkat kecamatan dan desa se Klaten.

Untuk teknis aksi damai, kata  Farid Yusuf Asyhari, peserta aksi damai berkumpul di Masjid Raya Klaten untuk persiapan sholat Jumat mulai pukul 11.00 WIB dan setelah sholat Jumat aksi dimulai dengan berjalan kaki menuju Kantor Kejaksaan Negeri Klaten dan Pemkab Klaten. Saat berada di  Kantor Kejaksaan Negeri Klaten dan Pemkab Klaten akan dilakukan orasi dan doa bersama untuk penuntasan dugaan penistaan Al Quran dengan tersangka gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok serta mendoakan kesejahteraan dan keselamatan Bangsa Indonesia. (Paidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *