Abdi Negara Harus Jujur dan Amanah

politik & pemerintahan

Focusklaten (31/07) – Plt Bupati Klaten Sri Mulyani dalam pesan sambutan di acara puncak Peringatan Upacara Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-213 di Alun-Alun Klaten (Jumat, 28/07) minta setiap abdi negara dapat bekerja dengan amanah dan bertanggung jawab khususnya dalam melayani rakyat.

Dalam sambutan berbahasa Jawa sebagaimana dikutip Tim Focusklaten Bupati Sri Mulyani mengatakan “sedaya pangarsaning  praja, para abdining negari, para bayangkari negari, para kadang muda miwah warga ageng masyarakat Klaten saget guyub rukun manunggal lan makarya amrih gancaring wewangunan  ing sedaya tlatah Kabupaten Klaten. Pakaryan punika nedahaken tanggel jawab miwah amanah.  Negari sampun minitados bilih jejibahan minangka abdi negari mboten dipun paringaken sedaya tiyang. Awit punika kula suwun sedaya abdi negari Klaten tansah tresna ing pakaryan miwah tanggel jawab dumateng jejibahanipun piyambak-piyambak. Lelados mring warga, mugi linambari ati bingah miwah grapyak sumanak. Sepi ing pamrih rame ing gawe”.

Sri Winoto, Asisten Administrasi Umum Setda Klaten sekaligus Ketua Umum Panitia Hari Jadi Klaten dan HUT RI tahun 2017 kepada Tim Focusklaten menyampaikan rangkaian kegiatan Hari Jadi dan HUT RI dibingkai dalam semangat kebangsaan dan persatuan.  Seluruh elemen bangsa lintas agama, suku maupun budaya dirajut bersama.  Sri Winoto menambahkan semangat kebersamaan ini tidak saja terbatas dalam peringatan Hari Jadi dan HUT RI, tapi bagaimana ke depan diwujudkan dalam membangun masa depan Klaten yang maju, mandiri dan berdaya saing.

Dalam pengamatan Tim Focusklaten puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-213 yang dilaksanakan Jumat pagi (28/07) berlangsung khidmat dan meriah. Hampir 3.000 peserta mengenakan busana kejawen bercorak lurik termasuk Plt Bupati Klaten Sri Mulyani yang berdiri sebagai inspektur upacara.  Upacara kian khitmat dalam iringan gamelan Jawa dibawah asuhan Ki Wito Radyo dari Danguran Klaten Selatan dan tak lupa hidangan dawet asli Klaten menjadi menu gratis penghilang dahaga bagi peserta upacara dan masyarakat yang hadir (Jepe75).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *