Home > ekonomi & pembangunan > Imunisasi MR di Klaten Capai 67,55%, Agustus Sasar Anak Sekolah, September Targetkan Balita

Imunisasi MR di Klaten Capai 67,55%, Agustus Sasar Anak Sekolah, September Targetkan Balita

Staf Ahli Bupati Klaten Bidang Kemasyarakatan dan SDM dr Rony Roekmito MKes beserta Pimpinan LPPM Undip Semarang dan jajaran pejabat Pemkab Klaten foto bersama usai talkshow di Studio RSPD Klaten, Kamis (31/8/2017).

Dra Ani Margawati MKes, PhD dari Undip (kiri) selaku moderator dan Anggota Pokja KIPI RSI Klaten dr Chatidjah Alaydrus SpA IBCLC selaku narasumber.

Staf Ahli Bupati Klaten Bidang Kemasyarakatan dan SDM dr Rony Roekmito MKes (tengah) dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten dr Cahyana Widada MKes (kanan) dan Kepala Dinas Pendidikan Klaten Drs H Pantoro MM menjadi narasumber talkshow evaluasi imunisasi MR di RSPD Klaten.

focusKLATEN.net-Program imunisasi Measleas Rubela (MR) atau imunisasi campak dan gabak di wilayah Kabupaten Klaten hingga akhir Agustus 2017 telah mencapai 67,55% dengan menyasar anak usia SD  dan SMP. Kemudian imunisasi MR pada bulan September 2017 ditargetkan menyasar anak-anak Bawah Lima Tahun (Balita) di seluruh Posyandu karena sasaran imunisasi MR untuk anak berusia 9 bulan sampai 15 tahun.

Demikian dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, dr Cahyana Widada MKes pada acara talkshow Sosialisasi, Evaluasi, Hambatan dan Partisipasi Imunisasi MR 2017 di Studio RSPD Klaten, Kamis, 31 Agustus 2017. Talkshow yang digelar atas kerjasama Pemkab Klaten dan  Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tersebut dipandu Dra Ani Margawati MKes, PhD.

Adapun narasumber yang dihadirkan masing-masing Plt Bupati Klaten yang diwakili Staf Ahli Bupati Klaten Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) dr Rony Roekmito MKes, Plt  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, dr Cahyana Widada MKes, Kepala Dinas Pendidikan Klaten Drs H Pantoro MM dan Anggota Kelompok Kerja (Pokja) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten dr Chatidjah Alaydrus SpA IBCLC.

Talkshow juga disaksikan Kepala Bagian Humas Klaten H Wahyudi Martono SSos MM dan Kepala RSPD Klaten H Moch Isnaeni dan jajaran dari Undip Semarang. Talkshow dimulai pukul 10.00 WIB dan selesai pukul 11.00 WIB. Dalam paparannya, dr Cahyana Widada mengatakan, imunisasi MR dilaksanakan selama dua bulan mulai 1 Agustus hingga 30 September 2017.

Menurut dr Cahyana Widada MKes, imunisasi MR di Klaten akan menyasar  273.973 anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun.    Imunisasi dilakukan   di semua Puskesmas, Sekolah dan Posyandu dengan melibatkan 544 Vaksinatur atau petugas imunisasi  dan 98 tenaga medis selaku supervisor.

Sedangkan Anggota  Pokja KIPI RSI Klaten dr Chatidjah Alaydrus SpA IBCLC pada talkshow menjelaskan, imunisasi MR terdiri dari dua jenis imunisasi untuk mencegah penyakit campak dan gabak. Gejala penyakit measleas atau campak antara lain demam, batuk kering, pilek, sakit tenggorokan, mata merah meradang atau kunjungtivitas, peka terhadap cahaya, diare dan muncul bintik-bintik kecil berwarna putih dengan warna putih kebiruan di tengahnya di temukan pada lapisan dalam pipi.

Sedangkan penyakit Rubela atau gabag, kata  dr Chatidjah Alaydrus, gejalannya hampir mirip seperti campak namun rata-rata mengenai pada bayi adapun gejalannya antara lain mata merah, mata menjadi sensitif pada cahaya, gatal-gatal, batuk dan pilek, radang tenggorokan, demam, muncul bercak putih keabuan pada badan, mulut dan tenggorokan, sakit kepala, mual disertai muntah serta diare. Penyakit gabag juga dapat menyerang pada bayi yang ada dalam kandungan yang jika tidak ditangani akan mengakibatkan kecacatan pada bayi seperti tuli dan sebagainya.

Plt Bupati Klaten yang diwakili Staf Ahli Bupati Klaten Bidang Kemasyarakatan dan  SDM dr Rony Roekmito MKes pada kesempatan tersebut mengapresiasi Dinas Kesehatan Klaten yang telah melaksanakan imunisasi MR selama semulan 1 Agustus hingga 31 Agustus dan hasilnya sudah mencapai lebih 60%. Kemudian untuk mencapai target 100 % maka Pemkab Klaten terus berupaya menyosialisasikan imunisasi MR hingga akhir September 2017 sehingga seluruh anak usia 9 bulan sampai 15 tahun di Klaten bebas dari penyakit MR atau campak dan gabak. (Paidi)

Baca Juga :

Leave a Reply