Membangun Keteladanan Menjadi Muzaki

politik & pemerintahan sosial & budaya

Focusklaten.net (04/09)-Plt Bupati Sri Mulyani memberi keteladanan menjadi pembayar zakat alias muzaki.  Langkah ini diikuti dengan perintah bagi PNS Klaten untuk menyisihkan 2,5 persen bagi kaum dhuafa di acara Pengajian Kopri dalam rangka Peringatan Hari Raya Idhul Adha di Pendopo Klaten (Senin, 04/09/17).

Kepada Tim Focusklaten.net Sri Mulyani mengatakan dengan potensi PNS 13.000 pengumpulan zakat di lingkungan Kabupaten Klaten jangan kalah dengan daerah lain. Maka kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran kata Sri Mulyani memerintahkan untuk membayar zakat sebesar 2,5 persen melalui Baznas.  Termasuk pendapatan honor-honor lain untuk disisihkan untuk dikelola Baznas dan selanjutnya penggunaannya untuk pengentasan kemiskinan di kantong kemiskinan. Perintah ini diutamakan bagi PNS muslim. Sedangkan bagi PNS non muslim jika secara sukarela akan mensedekahkan sebagian gaji maka itu sangat baik. Terkait sangsi bagi Kepala OPD yang bandel tidak membayar zakat saat dikonfirmasi Tim Focusklaten.net Sri Mulyani menyatakan sangsi biar Allah SWT saja yang penting sudah diajak dan diingatkan membayar zakat.

Rantiman selaku Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Zakat Baznas Kabupaten Klaten kepada Tim Focusklaten.net menjelaskan siap bersinergi dengan program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Baznas Klaten adalah lembaga pemerintah. Biarpun didanai APBD Kabupaten dipastikan kerja Baznas adalah independen bebas dari kepentingan pribadi dan kelompok. Hal ini kata Rantiman agar masyarakat tidak apriori terhadap penyaluran atau pentasyarufan zakat. Bahkan Baznas Klaten siap diaudit lembaga audit mana pun dalam hal transparansi penyaluran zakat yang terkumpul.

Plt Bupati Klaten Sri Mulyani disaksikan ratusan PNS dan dihadapan petugas Baznas Klaten menandatangani kesanggupan menjadi muzaki atau pembayar zakat. Di atas kertas kesanggupan yang juga diketahui Sekretaris Daerah Jaka Sawaldi dan bendahara gaji Dwi Ratnani, Sri Mulyani menyatakan kesanggupan membayar zakat 1 juta setiap bulan dipotong gaji bulanan sekaligus contoh keteladanan kepatuhan zakat di kalangan PNS Klaten (Jepe).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *