Home > politik & pemerintahan > Lintas Agama Klaten Galang Dana Untuk Rohingya

Lintas Agama Klaten Galang Dana Untuk Rohingya

Focusklaten.net (09/09)-Tokoh lintas agama berkumpul di Alun-Alun Klaten menyatakan kesepakatan keprihatinan dan menjaga kerukunan dengan penggalangan dana bersama berbagai komponen masyarakat untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus membantu muslim Rahingya (Sabtu,09/09).

KH Syamsudin Asrofi selaku Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Klaten yang didaulat menyampaikan pesan keprihatinan masyarakat Klaten kepada Tim Focusklaten mengatakan ada empat pilar untuik menjaga kerukunan umat. Empat pilar tersebut adalah ilmu para ulama untuk menyejahterakan rakyat, pemimpin yang adil mengemban kekuasaaan, sikap peduli dan kedermawanan seluruh warga serta doa dan dukungan umat bagi pemimpin yang dicintai. Bermodal empat pilar ini Syamsudin Asrofi percaya mampu untuk mengatasi persoalan bangsa termasuk kasus kemanusiaan Rohingya.
Plt Bupati Sri Mulyani dalam pesan sambutan yang disampaikan Jaka Sawaldi Sekretaris Daerah Setda Klaten sebagaimana dikutip Tim Focusklaten mengatakan derita Rohingya adalah derita Indonesia dan tangis Rohingya adalah tangis Indonesia. Sudah sewajarnya sebagai sesama muslim, warga Klaten khususnya peduli dengan membantu dan meringanan beban masyarakat Rohingya dengan tetap menjaga semangat kerukunan.
Dalam acara Apel Keprihatinan Rohingya dan Kerukunan Bangsa yang digelar Pemkab Klaten di Alun-alun Klaten itu juga ditandatangani lima butir kesepakatan oleh lima tokoh lintas agama di Klaten. Lima butir kesepakatan itu adalah mengutuk aksi kekerasan terhadap masyarakat Rohingya, tidak memperkenankan segala bentuk kekerasan, menunjukan sikap keprihatinan, menjaga solidaritas demi kedamaian di Klaten dan mendesak pemerintah Myanmar melindungi warga Rohingya.

Penandatangan dilakukan oleh Syamsudin Asrofi dari perwakilan islam, Harno Sakino dari umat kristen, Bambang Setiawan dari umat katolik, Wisnu Hendrata dari
umat hindu dan Sri Puryono dari umat Buda. Penggalangan dana yang dilakukan spontanitas saat itu oleh relawan Saka Bhayangkara mampu menghimpun uang sebanyak 20.490.300 yang rencana disalurkan melalui lembaga Kemanuasian Palang Merah Indonesia (Jepe).

Baca Juga :

Leave a Reply