Home > ekonomi & pembangunan > Buka TMMD Sengkuyung Tahap III di Juwiring, Plt Bupati Klaten Ingatkan Warga Waspadai Bahaya Komunisme, Radikalisme dan Terorisme

Buka TMMD Sengkuyung Tahap III di Juwiring, Plt Bupati Klaten Ingatkan Warga Waspadai Bahaya Komunisme, Radikalisme dan Terorisme

Plt Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani didampingi Komandan Upacara meninjau pasukan pada upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Lapangan Dukuh Tundungan, Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Rabu pagi (2/9/2017).

focusKLATEN.net-Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo  SH MIP dalam sambutannya yang dibacakan Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani saat membuka TNI Manunggal Membangun Desa  (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2017. TMMD di  Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Rabu pagi, 27 September 2017 mengatakan,  TMMD tahun ini kembali digulirkan. Perencanaan dan pra kegiatan telah dilakukan  dan mulai Rabu 27 September 2017   rekan-rekan TNI, birokrasi pemerintah dan masyarakat secara sinergis   mengawali pelaksanaan TMMD tahap III tahun 2017. Terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas dimulainya kembali TMMD.

Menurut H Ganjar Pranowo, pada hakekatnya TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat, betapa penting dan luar biasanya kinerja  yang diikat dengan semangat gotong royong. Semuanya ikut urun angan dan turun tangan untuk mendukung perwujudan kesejahteraan rakyat, kemajuan desa dan kemajuan Indonesia.

Dikatakan, berkat sentuhan TMMD, telah banyak desa yang tingkat kehidupan rakyatnya menjadi lebih baik. Begitupun berkat TMMD, berapa banyak rakyat desa yang makin termotivasi dan percaya diri mendayagunakan setiap potensi yang ada di sekitarnya. Mereka makin terpacu berkreasi dan punya prakarsa untuk ikut terlibat dalam geliat memajukan pembangunan.

Jadi, tegas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, TMMD terbukti telah berkontribusi besar dalam mendukung upaya  pemerintah meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kesenjangan, dan menumbuhkan ketahanan masyarakat atas segala ancaman terhadap keutuhan NKRI.

Karena itu,  H Ganjar Pranowo, merasa senang karena TMMD ini mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian RI. Sangat tepat pada saat Bangsa Indonesia punya tekad dan obsesi mewujudkan Indonesia yang berdaulat atas pangan. Kedaulatan yang ditunjukkan dari kemampuan Bangsa Indonesia berproduksi pangan guna memenuhi kebutuhan sendiri, serta sekaligus bagaimana  mampu mewujudkan tingkat kesejahteraan para petani, peternak, nelayan,  pembudidaya ikan menjadi lebih baik.

H Ganjar Pranowo menegaskan, upaya menyejahterakan rakyat itu menjadi fokus pembangunan disaat angka kemiskinan di Jateng masih cukup tinggi, yaitu 13,01%. Dan Brebes merupakan salah satu kabupaten di Jateng dengan angka kemiskinan yang masih sangat tinggi pula. Ini PR  bersama untuk dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. Bagaimana mereka terpenuhi secara baik kebutuhan atas pangan, papan dan sandang, serta kesehatan dan pendidikan. Paling tidak kebutuhan dasar terpenuhi, syukur-syukur terpenuhi juga kebutuhan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo juga mengingatkan, Bangsa Indonesia  harus terus belajar dari sejarah. Dan   upaya untuk mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan akan bahaya komunisme, radikalisme, terorisme itu sangat penting. Jangan sampai sejarah kelam yang dialami Bangsa Indonesia  ini terulang kembali.

Pada prinsipnya,  Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo mengajak, seluruh masyarakat  menguatkan semangat gotong royong dan   harus disengkuyung rame rame pembangunan yang menyejahterakan. Bangun desa dengan tanpa pernah meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya, sehingga Desane maju, rakyatnya sehat, pinter, mandiri dan sejahtera serta punya karakter Kebangsaan Indonesia yang kuat. (Idi)

 

Baca Juga :

Leave a Reply