Home > politik & pemerintahan > Seluruh Anak Bangsa Harus Tetap Waspadai Bahaya Laten PKI

Seluruh Anak Bangsa Harus Tetap Waspadai Bahaya Laten PKI

Focusklaten.net (01/10) – Upacara Hari Kesaktian Pancasila untuk mengingatkan anak negeri atas tragedi pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) 30 September 1965 silam diperingati jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten di Alun-Alun Kota Klaten dipimpin langsung Plt Bupati Klaten Sri Mulyani sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara (Ahad, 01/10/17).

Wahyudi Martono Kepala bagian Humas Setda Klaten sekaligus Plt Kepala Kantor Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klaten kepada Tim Focusklaten mengatakan seluruh anak bangsa tidak boleh melupakan sejarah.  Generasi kelahiran 70-an, 80-an sampai 90-an adalah generasi kunci yang saat ini memegang peran penting pembangunan.  Bagi mereka G30-S/PKI adalah informasi semata sebab mereka bukan pelaku sejarah. Namun yang penting kata Wahyudi Martono, para pemuda harus bisa memahami peristiwa itu pernah ada dan bentuk pemberontakan kekuatan PKI dibarengi kekejaman bagi orang yang tidak bersalah seperti para pahlawan revolusi, para ulama dan warga.  Kewaspadaan itu diwujudkan bagaimana generasi muda tidak mudah terhasut paham atheis PKI dengan menumbuh sikap cinta bangsa dan pengorbanan dengan karya nyata.

Sementara itu Sadiman (74) saksi sejarah yang tinggal di Jatipura, Trucuk, Klaten menuturkan melalui Tim Focusklaten merasa sangat beruntung bisa lepas dari target pembunuhan laskar PKI di peristiwa 52 tahun silam itu.  Kakek mantan seniman tari yang bergabung di Lembaga Kesenian Nasional (LKN) dibawah Partai Nasional Indonesia (PNI) kala itu mengaku menjadi daftar orang yang akan dibunuh PKI. Rahasia selamat kala itu Sadiman menuturkan bersama seluruh warga desa membuat pagar betis agar orang-orang PKI tidak masuk daerahnya. Sayang kakak kandung sempat diculik laskar PKI dan dibunuh dengan cara dijerat lehernya hingga tewas. Sadiman berpesan agar pemuda tidak melupakan sejarah ini dan tetap menjaga Pancasila dan NKRI dalam kehidupan gotong -royong dan kerukunan.

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila diperingati jajaran Pemkab Klaten bersama 3.000 peserta yang terdiri dari TNI, Polri ASN, pelajar, mahasiswa dan unsur masyarakat.  Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2017 mengambil tema Bekerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur ditandai dengan pengibaran bendera setengah tiang di hari sabtu dan satu tiang penuh dua hari berikutnya di instansi dan perkantoran diikuti warga masyarakat (Jepe).

Baca Juga :

Leave a Reply