Ujian Perangkat Desa di Klaten Pantes Jadi Percontohan

ekonomi & pembangunan politik & pemerintahan

Focusklaten(30/04/18)– Proses seleksi pengadaan perangkat desa serentak di seluruh Kabupaten Klaten yang digelar Ahad (29/04/18) mendapat respon positif bahkan pantas menjadi percontohan di Kabupaten/Kota lain di Jawa Tengah.

Sriyanto selaku Ketua Aliansi Ormas dan LSM Kabupaten Klaten alias Alaska Klaten kepada Tim Focusklaten menilai pelaksanaan ujian berjalan bersih dan melihat hasilnya yang lolos adalah calon-calon terbaik untuk menempati tugas sebagai perangkat desa.  Untuk tenaga perangkat desa berkemampuan komputer dan tehnologi seperti itu kata Sriyanto menjadi modal yang cukup untuk meningkatkan kinerja pemerintah desa yang saat ini digelontor dana desa. Sriyanto menambahkan sampai Senin (30/04/18) pagi dari selebaran pengaduan yang ditempel di semua lokasi ujian dan masyarakat, belum ada aduan yang masuk terkait kejanggalan atau indikasi kecurangan.

Muhammad Basiri (35) warga Gumulan, Kalikotes, Klaten kepada  Tim Focusklaten menjelaskan sudah mempersiapkan jauh hari untuk menghadapi ujian seleksi perangkat desa seperti membaca dan browsing di internet informasi tentang pemerintahan. Bahkan kata Basiri sempat pinjam buku terkait materi ujian seperti buku tentang pengetahuan wayang dan budaya Jawa.  Kalau masalah pengetahuan komputer dan praktek, Basiri mengaku tidak masalah karena setiap hari bekerja jasa pengetikan skripsi dan penggadaan sehingga sudah terbiasa bekerja dengan komputer.

Pertama dalam sejarah Pemerintah kabupaten Klaten menggelar ujian serentak untuk pengisian perangkat tersebar  di 374 desa.  Ada 965 formasi yang diperebutkan 7.336 pelamar di 26 kecamatan seluruh Klaten.  Untuk menjaga akuntabilitas, kualitas dan semangat transparansi pelaksanaan ujian seleksi Pemkab Klaten menggandeng akademisi dari Universitas Widya Darma Klaten dan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta  (Jepe).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *