Inilah Enam Ujaran Kebencian Yang Bisa Bikin PNS Dipensiun Dini Tanpa Pesangon

pendidikan politik & pemerintahan

Focusklaten (23/05/18)– Pemerintah bakal menerapkan sanksi berat bagi aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) tak terkecuali melalui media social.  Sanksi itu mulai dari ringan dengan hukuman penurunan pangkat sampai berat berupa pemberhentian tanpa permintaan sendiri alias pemecatan.

Inilah enam ujaran kebencian berkategori pelanggaran disipin ASN yang dikeluarkan Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

  1. Menyampaikan pendapat baik lisan maupun tertulis lewat media sosial yang bermuatan ujaran kebencian terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah.
  2. Menyampaikan pendapat baik lisan maupun tertulis lewat media sosial yang mengandung ujaran kebencian terhadap salah satu suku, agama, ras, dan antargolongan
  3. Menyebarluaskan pendapat yang bermuatan ujaran kebencian (pada poin 1 dan 2) melalui media sosial (share, broadcast, upload, retweet, repost instagram dan sejenisnya)
  4. Mengadakan kegiatan yang mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi, dan membenci Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah.
  5. Mengikuti atau menghadiri kegiatan yang mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi, dan membenci Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah; dan
  6. Menanggapi atau mendukung sebagai tanda setuju pendapat sebagaimana pada poin kesatu dan kedua dengan memberikan likes, dislike, love, retweet, atau comment di media sosial. (Jepe).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *