Home > politik & pemerintahan > Data PNS Kasus Korupsi Diblokir

Data PNS Kasus Korupsi Diblokir

Focusklaten (10/09/18) – Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK menyatakan  Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah memblokir data sebanyak 2.357 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjadi narapidana kasus korupsi atau tidak bisa naik pangkat. Pemblokiran karena sejumlah orang bermasalah itu masih aktif sebagai PNS (Republika,7/9).

Sebagaimana dikutip Tim Focusklaten dari Harian Republika (Jumat,7/9) Febri Diansyah, Kepala Biro Humas KPK mengatakan sejak Kamis (6/9) 2.357 orang PNS/ASN yang telah divonis bersalah dalam  kasus tipikor hingga kasusnya inkrah telah diblokir sseluruhnya oleh BKN.  Meskipun telah diblokir, ribuan PNS tersebut belum dipecat dan masih menerima gaji dari negara.  Oleh karenannya, KPK meminta agar 2.357 PNS segera diberhentikan secara tidak hormat.  Febri Diansyah menambahkan pemecatan terhadap PNS koruptor merupakan tanggung jawab kementerian atau kepala daerah masing-masing dalam kapasitas sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Karo Humas BKN Mohammad Ridwan sebagaimana dikabarkan Harian Republika (7/9) membenarkan pihaknya telah memblokir semua data ribuan PNS tersebut.  Namun BKN belum bisa menghentikan gaji mereka disebabkan belum ada surat keputusan pemberhentian tidak dengan hormat oleh masing-masing PPK.

Kendati demikian Mohammad Ridwan mengaku pihaknya belum belum memiliki data apakah 2.357 PNS itu semuanya pelaku primer atau bukan.  Namun total 2.357 PNS yang menjadi narapidana  kasus korupsi tersebut semuanya sudah inkrah.

Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumala sebagaimana diberitakan Harian Republika (7/9) mengatakan sudah ada target dari BKN untuk memecat PNS koruptor yang masih aktif hingga akhir tahun ini.  Mendagri mengaku kaget dan baru menegtahui ada banyak PNS Koruptor yang masih aktif di sejumlah daerah.

Dari data BKN yang diperoleh KPK ada 14 daerah yang mencetak banyak PNS melakukan korupsi.  Daerah itu adalah Yogyakarta, surabaya, bandung, Medan, Maksar, Jakarta, Palembang, Banjarmasin, Jayapura, Denpasar, Menada, Pekanbaru, Banda Aceh dan Manokwari (Jepe).

Baca Juga :

Leave a Reply