Membangun Nasionalisme, ASN Klaten Khitmat Mengikuti Upacara Bendera

pendidikan politik & pemerintahan

Focusklaten (17/09/18) – Senin pagi tanggal 17 September 2018, suasana  di halaman Setda Klaten terlihat agak beda.  Korp abdi negara di lingkup Setda Klaten  dengan pakaian korpri lengkap secara  khitmat mengikuti upacara bendera tanggal 17 yang baru digelar kali pertama di lingkungan Pemkab Klaten. 

Upacara tanggal 17 itu yang dipimpin langsung Sekretaris Jaka Sawaldi diikuti semua pejabat pembina apel dan ASN di lingkungan Setda dari pemda I dan Pemda II seperti  ASN dari Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta  Dinas Perindustrian  dan Tenaga Kerja. Sebagai petugas upacara meliputi  perwira, komandan, pengibar bendera, dan doa dipercayakan ASN di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah.  Suasana kian hening sesaat ketika bendera merah putih ditarik menaiki tiang dan seluruh peserta upacara memberi hormat.

Jaka Sawaldi Sekretaris Daerah Klaten saat membacakan sambutan mengingatkan upacara oleh para ASN adalah upaya meneguhkan kembali NKRI di seluruh lubuk jiwa bangsa Indonesia. Menghormati bendera adalah sikap membenamkan nilai merah putih dalam lubuk jiwa menembus gerak nadi kita, bahwa jiwa ini adalah Indonesia.  Menyanyikan lagu Indonesia adalah merajut kembali benang-benang semangat perjuangan dan pengabdian kita bahwa Indonesia berdiri di atas tumpahan darah para pahlawan dan semangat itu harus diwarisi agar anak bangsa saat ini bukan bermental penjajah dan berkianat atas bangsa dan negaranya sendiri. Setiap ASN harus merenungi dan memahami janji sumpahnya sebagai Korp Pegawai Republik Indonesia.  Kerja ASN itu jangan sekedar menggugurkan kewajiban.  Kerja ASN juga jangan dimaknai sekedar membunuh waktu atau menjaga status sebagai pegawai negeri, berangkat pagi pulang petang biar tidak dikira pengangguran.

Pemikiran-pemikiran salah ASN ini kata Jaka Sawaldi harus dirubah dan dibangun kembali secara benar  didasari semangat kebangsaan guna menjaga Indonesia serta merawat NKRI agar tetap berdiri kokoh demi ibu pertiwi.  ASN harus memaknai bahwa kerja itu bagian ibadah merebut keridloaan Allah Subhannahu Watta Alla dan memberkahkan usia.  Jangan pernah hidup ASN dihabiskan sia-sia, bekerja tanpa ruh dan visi yang jelas yang hanya sekedar memenuhi jam kerja semata.  ASN Klaten harus bekerja dengan jiwa dan mencintai pekerjaan akan menjadikan kerja dan hidup ini lebih bermakna karena ridlo Tuhan saja yang kita minta dalam kerja bukan membuat senang penguasa semata.

Ika (30) ASN Klaten kepada Tim Focusklaten mengatakan upacara bendera 17 ini seperti ini mengingatkan pada masa sekolah. “ Dulu waktu sekolah upacara itu sebagai bagian membangun sikap disiplin. Tidak saja disiplin waktu tapi juga kerapian seperti pemakaian topi, dasi sepatu dan sebagainya yang dulu harus diawasi guru di barisan belakang” katanya.

Berdasarkan surat Bupati Klaten Nomor 005/342/01 tanggal 14 September 2018 tentang Upacara Bendera ditanda tangani Asisten Pemerintahan dan Kesra Ronny Roekmito memerintah seluruh ASN di lingkup Pemda I dan Pemda II mengikuti upacara dengan pakaian korpri lengkap bertempat di halaman Pemda Klaten.  Upacara bendera yang kali pertama digelar itu tampak lebih banyak diikuti ASN Klaten ketimbang kepesertaan korp abdi negara itu ketika apel pagi yang digelar setiap hari menjelang kerja (Jepe).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *