Home > kesehatan > Inovasi Dinas Kesehatan, Mengedukasi Masyarakat Lewat Lomba Jingle Ibu Hamil

Inovasi Dinas Kesehatan, Mengedukasi Masyarakat Lewat Lomba Jingle Ibu Hamil

Focusklaten (06/11/18) – Penyampaian pesan bisa ditempuh dengan berbagai cara,  yang baku pesan itu efektif diterima masyarakat seperti dilakukan Dinas Kesehatan Klaten. Melalui lomba jingle ibu amil alias bumil di Gedung Sunan Pandanaran (Selasa, 6/11), pemerintah mengajak ibu hamil termasuk para suami terus waspada menjaga kehamilannya tetap sehat sampai kelahiran nanti.

Ada 34 grup peserta lomba pentas di atas panggung.  Diiringi musik yang sudah dipilih para peserta dituntut berjoget dan menyanyikan pesan-pesan kesehatan terkait kesehatan ibu hamil lewat lirik syair bertema kesehatan ibu hamil.  Tidak saja busana penampilan, joget dan tari tapi yang lebih subtansi adalah pesan menjaga kesehatan selama kehamilan sampai persalinan.  Uniknya semua peserta adalah ibu-ibu hamil.

Lagu syantik yang populer lewat penyanyi Siti Badriah menjadi lagu yang paling laris diputar.  Tidak itu saja lagu Ayo – Ayo penyanyi Via Vallen sampai Bojo Galak menjadi lagu paling favorit mengiringi para peserta berjoget di atas panggung.  Penonton tak jarang bersorak riuh sesaat pemilik perut buncit itu harus bergoyang sambil mengelus calon bayinya yang sudah membesar.

Siti Muslikah (45) ASN Kementerian Agama Klaten saat menonton lomba jingle ibu hamil menjelaskan mengaku tertarik.  Dia mengapresiasi acara yang digagas Dinas Kesehatan sebagai bagian mengedukasi masyarakat yang sangat efektif.  Yang menarik kata Siti Muslikah adalah ibu hamil yang tetap semangat dengan perut yang membesar tapi tetap aktif berjoget sehngga mengundang gelak tawa.

Dr Cahyono selaku pelaksana tugas Dinas Kesehatan disela – sela acara lomba (Selasa, 6/11) mengatakan yang subtansi adalah membangun komitmen tidak saja ibu hamil sendiri tapi juga lingkungan.  Komitmen itu terbangun melalui internalisasi pesan-pesan kesehatan kehamilan melalui lirik jingle yang dibuat peserta.  Komitmen itu kata dr Cahyono meliputi makan makanan bergizi, menghindari anemia, kesanggupan menyusui dini dan asi ekslusif, suami siaga, persalinan di tenaga medis dan pemeriksaan teratur.  Melalui lomba jingle ini dimaksudkan ada internalisasi pesan-pesan kesehatan bagi semua ibu hami sehingga kematian bayi atau ibu melahirkan dapat dihindari (Jepe).

Baca Juga :

Leave a Reply