Komunitas Bikers Subuh, Membangun Kesholehan Dari Arena Jalanan

sosial & budaya

Focusklaten (6/01/19) – Tiga kendaraan tua bermodifikasi berjajar keren di pelataran Masjid Al Aqsha Ahad pagi itu (6/01/19).  Pemandangan langka itu tak urung menyedop perhatian masyarakat.  Satu per satu warga berswafoto di atas kendaraan tua yang disiapkan Komunitas Biker Subuh.  Bertepatan Milad pertama Komunitas Bikers Subuh Klaten, ribuan anggota komunitas penggerak subuh berjmaah itu lebur di acara mengikuti gerakan subuh berjamaah saban Ahad Legi bersama Bupati Klaten Sri Mulyani di Masjid Al Aqsha Klaten(Ahad,6/01/19).

Ahad pagi itu Komunitas Bikers Subuh Klaten memang sedang memperingati Miladnya yang pertama.  Sejalan dengan program Pemkab Klaten, gerakan subuh berjamah, bertempat di Masjid Agung Al Aqsha Klaten, sejumlah perwakilan komunitas se – Indonesia berkumpul menjadi satu.  Tidak saja dari Klaten, komunitas yang getol mengajak umat mendirikan sholat subuh itu, juga menghadirkan perwakilan komunitas dari Lampung, Sukoharjo, Surakarta, Pemalang, Yogyakarta dan kota sekitar hampir berjumlah seribuan penggiat.

Terlihat sejumlah jamaah mengenakan seragam rompi hitam  kebanyakan kalangan anak muda mendengarkan secara khitmat tausyiah KH Ahmad Suharmaji, dai dari Yogyakarta sebagai penceramah gerakan subuh berjamah di Masjid Agung Al Aqsha Klaten. Disaksikan jamaah subuh yang hampir memenuhi setiap jengkal Masjid Agung Al Aqsha Klaten,  Komunitas Bikers Subuh sempat memberikan santunan bagi anak yatim sebanyak 40 anak sebagai bentuk kepedulian sosial.

Ragil (35) salah satu anggota Komunitas Bikers Subuh Klaten mengatakan selain mengajak masyarakat menegakkan sholat shubuh, komunitas juga melakukan aksi-aksi kepedulian sosial. “Di Klaten saat ini ada 188 orang anggota Komunitas Bikers Subuh Klaten.  Bertepatan dengan milad pertama ini juga dihadiri pendiri Komunitas Bikers Subuh Bang Romi dari Lampung. Setiap sepekan sekali Komunitas Bikers Subuh turun ke lapangan mengajak masyarakat masyarakat sholat subuh di masjid. Selain itu membersihkan masjid menjadi aktifitas lain ” kata Ragil. (Jepe).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *