2018, Angka Kemiskinan Klaten Turun 1,19 Persen

ekonomi & pembangunan

Focusklaten (10/01/19) – Dua tahun masa kepemimpinan Bupati Klaten Sri Mulyani sejak dilantik 27 November 2016 lalu sangat fokus pada upaya pengentasan kemiskinan. Buktinya dalam satu tahun terakhir, angka kemiskinan di Klaten dapat dtekan dari 14,15%  menjadi 12,96% atau turun 1,19%.

Sunarno selaku Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan pengembangan Daerah Klaten dihadapan para awak media di acara jumpa pers pekan lalu menjelaskan Pemkab Klaten dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Sri Mulyani serius menekan angka kemiskinan.  Program bantuan Rumah Tidak layak Huni (RTLH), jambanisasi maupun sambang warga efektif mengurangi angka kemiskinan. “Satu tahun kepemimpinan Bupati Sri Mulyani, angka kemiskinan Klaten turun signifikan dari 14,15% pada 2017 menjadi 12,96% pada 2018.  Beberapa program yang serius dikawal Bupati Klaten Sri Mulyani adalah pembangunan infrastruktur jalan, pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa alias Bundes, kegiatan Rehab Rumah Tidak Layak Huni, ekonomi komunitas sungai, pengembangan desa wisata terbukti efektif dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” kata Sunarno.

Sedang mengawali 2019 Wahyudi Martono, Kepala Bagian Humas Setda Klaten di acara yang sama  menambahkan Pemkab Klaten akan menggulirkan program baru yang pro pelaku usaha.  Setelah sukses dengan program sambang warga dan pemberdayaan ekonomi melalui bundes, Bupati Sri Mulyani akan menggulirkan program kredit tanpa bunga khusus bagi UMKM dan turunan sambang warga yakni sambang bundes.

“2019 nanti Bupati Klaten sri Mulyani mulai Februari akan mengawali kegiatan sambang bundes dan program kredit tanpa bunga bagi UMKM.  Perkembangan bundes dengan dana stimulan 100 juta tiap bundes terbentuk harus terukur perkembangannya. Diharapkan program ini akan mendorong sektor dan bisa membuka lebih luas kesempatan dan lapangan kerja” kata Wahyudi Martono (Jepe).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *