Bupati Sri Mulyani Meletakan Batu Pertama Pembangunan Hunian Tetap di Lombok Utara.

ekonomi & pembangunan

Klaten (14/01/19) – Kunjungan kerja sekaligus peletakan batu pertama 40 unit  rumah bagi 40 kepala keluarga korban gempa di Desa Pendua, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara oleh Bupati Klaten Sri Mulyani  beberapa minggu lalu meninggalkan banyak kisah dan cerita. Peletakan batu pembangunan rumah korban gempa Lombok yang awalnya biasa menjadi luar biasa, sebab Bupati Klaten Sri Mulyani menjadi kepala daerah pertama Indonesia yang berkunjung sekaligus melakukan peletakan batu pertama bagi korban gempa di Lombok.

Bambang Giyanto selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Klaten menjelaskan Bupati Klaten Sri Mulyani menjadi bupati pertama yang mengawali pembangunan rumah korban gempa khususnya di Kabupaten Lombok Utara.  Informasi ini  diyakini kata Bambang Giyanto, sebab sudah beberapa bulan terakhir ssebagai utusan Pemkab Klaten berkordinasi dan berkomunikasi denga pemerintah setempat terkait penyerahan dana kemanusiaan warga Klaten.  Tidak hanya itu tambah Bambang Giyanto, sebagai bentuk kepedulian tinggi warga, Pemkab Klaten melalui Asisten I yakni Rony Roekmito dan Purwanto Anggono Cipto baik selaku Asisten II sekaligus Ketua Umum PMI Klaten sebagai delegasi Klaten ditugaskan Bupati Klaten untuk membicarakan bantuan itu akan diwujudkan apa.  Masih menurut Bambang Giyanto, Pemkab Lombok Utara menginnginkan bantuan itu untuk pembangunan rumah korban gempa sebanyak 40 unit dan satu poli klinik kesehatan desa.

Seperti dikutip tim liputan Humas Klaten, Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan donasi kemanusian untuk gempak Lombok terkumpul Rp 2.063.278.215,00. Dana yang dihimpun dari masyarakat dan ASN Klaten itu digunakan untuk membangun rumah atau hunian tetap sebanyak 40 unit bagi 40 kepala keluarga dimana tiap-tiap rumah menerima bantuan senilai 50 juta.  Sementara sisa bantuan akan kata Bupati Klaten Sri Mulyani digunakan membangun Poliklinik Desa atau Polindes yang rusak berat sebagai sarana kesehatan warga setempat yang membutuhkan.  Adapun pelaksanaan pembangunan diserahkan melalui PMI Kabupaten Lombok Utara.

Bupati Klaten Sri Mulyani didampingi Dandin 0723 Klaten Letkol Infantri Eko Setyawan, Kajari Klaten Fery Mupahir, Sekda Jaka Sawaldi, Asisten I Rony Roekmito, Asisten II Purwanto Anggono Cipto, Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah Klaten Bambang Giyanto dan sejumah rombongan  melakukan kunjungan kerja ke  Desa Pendua, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (Jumat,30/11/18) sekaligus peletakan batu pertama pembangunan 40 unit hunian tetap bagi warga korban gempa di Lombok.  Selain akan didirikan 40 unit hunian tetap, Pemkab Klaten lewat donasi kemanusian gempa Lombok juga akan membangun sebuah polindes di desa setempat.  Melalui akum sosial medianya Bupati Klaten Sri Mulyani tak lupa memberi semangat warga Lombok dengan ungkapan “Ayo Lombok Bangkit”. (Jepehumasklt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *