Gedung BPBD Bakal Direnovasi

ekonomi & pembangunan

Klaten (11/02/19)-Sebagai bentuk apresiasi terhadap urusan kebencanaan dan kiprah relawan, Pemkab Klaten bakal merenovasi gedung Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten yang  terletak di desa Semangkak Klaten melalui APBD 2020.

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani di acara  “Ngopi Merapi Bareng Bupati Klaten” bertempat di Pendopo Joglo Rumah Dinas Klaten (Jumat, 01/02/19) menyatakan keseriusan pemerintah untuk menfasilitasi penanganan bencana apalagi Klaten termasuk daerah rawan bencana. Fasilitasi itu meliputi renovasi gedung BPBD berikut fasilitas kebencanaan yang lebih mewadahi.

“Peralatan seperti mesin senso pemotong katu, handy talky (HT) sudah dianggarkan pada APBD Perubahan 2018 lalu untuk mendukung petugas menghadapi bencana. Kemudian aspirasi pengadaan sepatu boot dan jas hujan untuk para relawan bila potensi anggaran pada APBD Perubahan 2019 akan dilakukan pengadaan. Kepada para relawan yang selama ini bertugas secara ikhlas dan tanpa pamrih untuk kepentingan tertentu. Sedangkan adanya masukan untuk pembangunan gedung BPBD Klaten pada tahun 2019 ini baru tahap persiapan dan semoga bisa dibangun pada tahun 2020 mendatang dan sebelum gedung BPBD selesai dibangun” kata Bupati Klaten Sri Mulyani.

Sementara itu Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM selaku Kepala Sekolah Sungai Kabupaten Klaten mengingatkan kalau Klaten adalah daerah rawan bencana yang membutuhkan kekompakan relawan dalam mengatasi kondisi sulit.

“Ancaman bencana di Klaten antara lain erupsi Gunung Merapi, angin puting beliung, banjir, kebakaran dan tanah longsor. Di Klaten ada sebanyak 67 komunitas relawan dengan anggota sekitar 500 relawan. Para relawan harus  selalu bahu membahu jika ada bencana alam di Klaten dengan cara bergerak tanpa harus diperintah dan bertugas secara mandiri. Khusus relawan di lereng Gunung Merapi juga melakukan pemberdayaan untuk pengembangan kopi sehingga sekarang berkembang tiga kelompok kopi di lereng Gunung Merapi yakni Kopi Sapu Angin, Kopi Sidorejo dan Kopi Balerante” ujar JakaSawaldi. (Jepehumas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *