Sosok Difabel Raskiman, Bahagia Bisa Membantu Sesama

sosial & budaya

Klaten (05/03/19) – Melihat sosok pribadi yang satu ini, sekilas tak ada bedanya dengan manusia lainnya.  Tapi siapa sangka dibalik pembawaan yang ramah dan murah senyum itu, Tuhan menakdir dia harus kehilangan kedua buah kakinya  akibat kecelakaan kereta api. Bermodal semangat hidup yang besar, dengan  keterbatasannya itu Raskiman bisa bangkit, bahkan bisa menolong sesamanya dengan membuat kaki palsu bagi sesamanya yang difabel.

“Saya mengalami kecelakaan kereta api sekitar 1980.  Saat berdesakan menggelantung di kereta, tubuh saya terjatuh.  Malang kedua kaki saya  jatuh persis di atas rel kereta api. Sejak kejadian itu  saya harus kehilangan kedua kaki saya” tutur Raskiman (55) warga Nglinggi, Klaten Selatan, Klaten saat berbincang di stand difabel acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah alias Musrembangwil Se – Solo Raya (Senin, 4/03/19) di halaman Pendopo Setda Klaten.

Tapi Raskiman tidak patah semangat. Bersama Yayasan YAKKUM Magelang, Raskiman diajari berbagai ketrampilan. Salah satunya adalah membuat alat bantu difabel alias prothace.  Melalui tangan terampilnya, Raskiman berhasil membuat beberapa model alat bantu difabel.  Dari potongan kaki, lutut sampai paha, karya Raskiman telah membantu sesamanya yang difabel beraktifitas.  Tidak itu saja, karya teramppilnya telah mengantarkan Raskiman melalang jagat Indonesia.

“Sebetulnya membuat alat bantu difabel tidak begitu sulit.  Bahannya pun mudah dicari dari karet.  Hanya proses cetaknya yang mahal.  Karet harus dioven dengan suhu 900 derajat.  Alat cetak dan mesin oven inilah yang mahal” kata Raskiman.

Saat ini Raskiman belum  bisa membuat alat bantu difabel secara massal. Sebab konsumen harus datang sendiri dan menyesuaikan alat bantu itu dengan kontur badan.  Kenyamanan itu sangat penting sehingga saat dipakai, alat bantu difabel ini tidak menimbulkan rasa sakit. 

“Saya bahagia bisa membantu sesama. Dengan uang berapa pun tidak masalah, bisa menolong sesama itu sudah sangat membahagiakan.  Saya berharap pemerintah bisa membantu pengadaan alat cetak dan mesin oven” pinta Raskiman saat mengikuti stand pameran acara Musrembangwil Se – Solo Raya berikut dikunjungi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Klaten Sri Mulyani.(Jepehumas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *