Bu Sastro “Nangis Bombay” Dimintai Doa Restu Siswa SD IT Hidayah Klaten Menjelang USBN

pendidikan

Klaten (12/03/19) – Bu Sastro (49) warga RT 03/12 Jetis, Belang Wetan, Klaten Utara Klaten tak kuasa menahan tangis menerima kunjungan silaturakhim para siswa SD IT Klaten (Selasa, 12/03/19). Wanita parah baya itu luluh hatinya diminta doa restu para siswa SD IT Hidayah Klaten agar diberikan kesuksesan menjelang Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)  SD 2019   sambil menerima   5 kg beras sebagai sedekah.

Tradisi unik yang patut dicontoh ini dilakukan para siswa kelas 6  SD IT Hidayah Klaten setiap menjelang USBN. Para murid diwajibkan sekolah bersilaturakhim membagikan sedekah sambil minta doa restu kaum dhuafa agar dimudahkan dan kesuksesan menghadapi USBN 2019.  Menariknya anak-anak diminta menggunakan bahasa Jawa kromo saat bersilaturakhim dengan warga.

“Assallamu allaikum  Bu.  Kula lan rencang-rencang saking SD IT Hidayah Klaten bade silaturakhim.  Kaping kalihipun kula lan rencang-rencang nyuwun donga pangestunipun gih. Mugi-mugi kula lan rencang-rencang pikantuk biji ingkang sae lan sukses ujian. Niki enten sedekah sekedik saking sekolah mugi manfaat lan barokah gih Bu (Assallamu aliukum Bu. Saya dan teman-teman dari SD IT Hidayah Klaten mau silaturakhim. Yang kedua saya dan teman-teman mohon doa restu . ssemoga saya dan teman-teman dapat nilai bagus dan sukses ujian. Selanjutnya in da sedikit sedekah semoga barokah)” ujar Alya Hukma Shabbiya salah satu siswa kelas 6 SD IT Hidayah Klaten mewakili murid yang lain sambil memberikan 5 kg beras dalam kantung.

Bu Sastro warga setempat terisak dimintai doa restu siswa SD IT Hidayah Klaten. Tak kuasa air mata wanita warga Jetis Belangwetan itu menetes menahan haru.

“Yo matur nuwun sanget gih duk mugi-mugi bijine apik lan ujiane lancar (ya nak, terima kasih. semoga dapat nilai bagus dan hujinnya lancar) ” kata Bu Sastro menjawab permintaan para siswa.

Sedekah Menyambut Unas.

Bersedekah dan silaturakhim sambil minta doa restu kepada warga sekitar adalah tradisi SD IT Hidayah Klaten setiap menjelang USBN.  Sedekah diwujudkan  beras yang dikemas dalam kantung seberat 5 kg.

“Anak-anak  setiap Jumat dianjurkan bersedekah.  Uang itu dikumpulkan setiap selanjutnya diwujudkan beras untuk dibagikan warga sekitar yang membutuhkan.  Kegiatan ini selain bersilaturakhim juga minta doa restu warga agar para siswa kelas 6 yang akan ujian diberikan kelancaran dan kesuksesan.  Anak – anak terlihat semangat dan gembira” kata Ustad Dwi Yulianto salah satu guru pendamping SD IT Hidayah Klaten.

Sebanyak 30 paket beras masing-masing seberat 5 kg dibagikan siswa kelas 6 SD IT Hidayah Klaten kepada warga sekitar. Siswa yang berjumlah 91 siswa itu dibagi menjadi 12 kelompok.  Siswa SD yang terletak di Belang Wetan, Klaten Utara, Klaten mengunjungi warga dhuafa dengan maksud bersilaturakhim, bersedekah dan minta doa restu untuk kesuksesan menghadapi USBN mendatang (Jepehumas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *