Pantun Disiplin Gaya BKPPD Klaten Patut Dicontoh

politik & pemerintahan

Klaten (28/03/19)- Menegakan sikap disiplin tidak selalu harus dengan bentakan atau hukuman. Pemkab Klaten melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) menerapkan cara unik untuk meningkatkan disiplin  ASN Klaten, yakni dengan mengirimkan pesan berupa pantun bertema disiplin via SMS (short message service) melalui program SMS Layanan Kepegawaian alias SAPA Klaten.

Program pantun pengingat disiplin dari BKPPD bagi para ASN Klaten ini seiring penerapan absensi secara  finger print yang resmi diterapkan sejak 2 Januari 2019 lalu. Bagi ASN yang tepat waktu melakukan absensi kehadiran akan mendapatkan pantun bernada sanjungan dan terima kasih.  Sedangkan bagi yang terlambat juga diingatkan secara santun juga melalui pantun menggelitik agar lebih tepat waktu saat absensi secara finger print.

“Saat itu saya sedikit terlambat absensi. Tidak lama sekitar 07.40 ada SMS yang masuk ke handphone bernada pantun.  Pantun itu bertuliskan “Terapi air di Umbul Brintik, masuknya masih telat sitik” dari sapa BKPPD. Ada pantun lain yang berbunyi “Besok Minggu dolan ke Deles, masuk tepat waktu bikin nyess”.  Tema pantunnya cukup menarik dan Klaten banget” kata Widya salah satu ASN Klaten (Selasa, 26/03/19).

Sedangkan Yono ASN Klaten yang lain mengaku senang dengan pantun disiplin yang diterapkan BKPPD.

“Penegakan displin dengan hukuman, dimarahi dengan ujaran atau dipermalukan harus apel sendiri, saya kira tidak selalu efektif. Masih banyak cara-cara santun dan lebih manusiawi yang bisa diterapkan untuk membangun sikap disiplin.  Kalau reward atau penghargaan terhadap prestasi kinerja belum bisa diterapkan dengan sapaan santun itu lebih bijak” kata Yono (Jumat, 29/03/19).

Disiplin Meningkat

Sejak diterapkan finger absensi dan pantun disiplin diakui dalam tiga bulan terakhir tingkat kepatuhan kehadiran kerja ASN Klaten membaik.  Hal itu bisa dilihat dari tingkat kehadiran apel yang terpantau di kompleks Setda Klaten.

“Dalam tiga bulan terakhir sampai akhir Maret 2019 keikutsertaan ASN yang apel di halaman Setda Klaten terlihat meningkat.  Sekarang BKPPD akan menyapa para ASN dengan cara pantun SMS sehingga lebih menarik.  Sampai bulan Maret ini, tingkat absensi masih bersifat uji coba.  Namun nanti setelah bulan April dan berikutnya, tingkat kehadiran ASN melalui finger print akan dikompensasi dengan tingkat penerimaan tambahan penghasilan” kata Surti Hartini Kepala BKPPD Klaten saat memimpin apel di Halaman Setda Klaten (Rabu,27/03/19). (Jepehumas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *