Akibat Erupsi Merapi 2010, Arsip Warga Balerante Banyak Yang Musnah

politik & pemerintahan

Klaten (11/04/19)- Erupsi Merapi 2010 ternyata banyak meninggalkan cerita.  Salah satu cerita yang jarang ditemukan adalah banyaknya dokumen atau arsip penting milik warga Desa Balerante, Kemalang, Klaten yang musnah akibat awan panas erupsi Merapi 2010 lalu.

Pernyataan itu disampaikan Jainu Reksogiri (45) warga Dukuh Gondang, Desa Balerante, Kemalang, Klaten sekaligus perangkat Desa Balerante.

“Pasca erupsi Merapi 2010, Desa Balerante termasuk wilayah yang paling parah terdampak awan panas.  Hampir ada 320 ternak sapi warga mati terpanggang awan panas tanpa sempat diselamatkan.   Dukuh-dukuh terdekat seperti Sambungrejo, Gondang dan Glagahsari menjadi wilayah terparah dampak erupsi.  Tak sedikit dokumen-dokumen penting warga seperti BPKB, sertifikat, akte nikah banyak yang musnah.  Mengingat kejadian itu, masyarakat Balerante sangat berterima kasih program digitalisasi arsip yang dilakukan Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten lalu (Senin, 8/04/19) mengalihmediakan dokumen warga dalam bentuk digital ” kata Jainu yang tinggal 5 km dari puncak Merapi (Kamis,11/04/19).

Jainu mengharapkan kegiatan digitalisasi arsip oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten bisa dilanjutkan setelah pilpres.  Kemarin warga sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut,  belum semua dokumen dapat dialihmediakan.  Jainu sangat berpesan dakumen yang sudah dialihmediakan dapat dijaga kerahasiaannya.

Santi (35) warga Gondang Desa Balerante, Kemalang, Klaten membenarkan beberapa dokumen miliknya rusak akibat erupsi Merapi 2010.

“Pada waktu erupsi 2006 dokumen yang tersimpan di rumah masih aman.  Tapi begitu erupsi 2010, sertifikat tanah semua rusak akibat lumpur Merapi. Padahal sertifikat itu sudah disimpan di bawah tikar” kata Santi disela-sela antri proses scan dokumen penduduk di kegiatan digitalisasi arsip oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten senin (08/04) lalu.

Sebanyak dua tenaga fungsional arsiparis dibantu lima tenaga teknis Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten melakukan alih media dokumen penting warga di kawasan rawan bencana di Desa Desa Balerante, Kemalang, Klaten Senin (08/04).Kegiatan yang dimulai jam 09.00 Wib sampai 15.00 wib itu berhasilkan mengalihmediakan 120 dokumen  penduduk (Jepehumas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *