Menyambut Ramadhan, Bupati Klaten Memimpin Para ASN Gerakan Bersih-Bersih di Masjid Al Aqsho

sosial & budaya

Klaten (04/05) – Ratusan Aparatur Sipil Negara alias ASN Klaten bergotong-royong membersihkan pekarangan Masjid Al Aqsho dalam kegiatan Gerakan Bersih – Bersih Masjid dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan 1440H (Jumat,3/5). Gerakan bersih-bersih masjid itu dipimpin langsung Bupati Klaten Sri Mulyani diikuti sejumlah pejabat setempat.

Di bawah langit Kota Klaten yang cerah dan hangat sinar mentari pagi ratusan ASN Klaten terlihat semangat membersihkan masjid kebanggaan warga Klaten.  Tampak ASN wanita membawa sapu dan pengumpul sampah.  Sedang yang pria mencabut rumput di antara sela – sela paving yang tumbuh.  Sebagian yang lain membawa gerobak sampah memindahkan sisa – sisa pembangunan material di sekitar menara.  Sisa material yang bercampur sampah mulai dipindahkan sehingga sekitar menara tampak bersih siap untuk menggelar pasar Ramadhan yang biasa ramai setiap bulan puasa tiba.

Kegiatan bersih – bersih masjid itu juga dilakukan Bupati Klaten Sri Mulyani. Walaupun sedikit canggung, Bupati Klaten mencoba mengayunkan cangkulnya memilah sisa material bangunan yang berserak diiringi Sekretaris Daerah Jaka Sawaldi, Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Purwanto Anggono Cipto serta serta sejumlah pejabat.

“Kegiatan bersih-bersih masjid oleh ASN Klaten  ini dimaksudkan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan 1440 Hijriah. Kebetulan juga bulan ini (Mei) adalah bertepatan dengan bulan bakti gotong-royong “ kata Bupati Sri Mulyani saat bincang-bincang di sela – sela kegiatan bersih masjid bersama ASN.

Dampak kegiatan Gerakan Bersih – Bersih Masjid menjelang Ramadhan tidak saja membuat lingkungan masjid bersih tapi juga meringankan petugas kebersihan Masjid Al Aqsha Klaten.

“Kemarin cukup banyak material menumpuk di sekitar menara mas.  Dengan kegiatan bersih – bersih masjid ini sekarang material bangunan bisa dipindahkan bersama para ASN.  Hal ini membantu petugas kebersihan. Di masjid Al Aqsha hanya ada empat petugas kebersihan untuk membersihkan semua lingkungan masjid” kata Nur Rokhman salah satu petugas pembersih masjid Al Aqsha yang berstatus tenaga harian lepas.

Nur rahman menjelaskan setiap hari bersama tiga rekannya yang lain yakni Ismail, Arif dan Sri Widodo bertugas membersihkan masjid.  Kegiatan dimulai dari jam 07.00 di awali dengan absen kantor sampai jam 12.00 atau sekitar bada luhur.  Memasuki bulan puasa jumlah sampah akan meningkat seiring tingginya pengunjung masjid Al Aqsha yang ingin berbuka puasa, sholat tarawih atau sekedar ngabuburit di sore hari.(Jepehumas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *