Menanam Unik Gaya Hidroponik Asli Dari Lereng Merapi

ekonomi & pembangunan

Klaten (22/05)Selalu ada cerita unik dari lereng Merapi.  Tidak saja produk Kopi Merapi yang menggugah rasa atau obyek wisata Talang Watu untuk berselfi berlatar Gunung Merapi, tapi ada oleh-oleh menarik lain yang bisa ditiru masyarakat dari lereng Merapi yakni pola menanam tanpa tanah yang dikenal dengan menanam pola hidroponik.

Adalah sosok Sri Susilowati menjadi wanita yang mendorong pola tanam hidroponik kian tenar dan digemari masyarakat.  Nilai lebih dari pola tanam hidroponik adalah pemanfaatan sarana limbah sampah seperti botol plastik, sekam, tisu atau kapas bekas yang dibentuk sebagai sarana dan media tanam.  Nutrisi makanan bagi tanaman juga mudah dibeli atau dibuat sendiri.  Yang penting adalah membangun sirkulasi air bernutrisi itu bisa merata bagi tanaman, maka pola hidroponik itu bisa diterapkan.

Bagi ibu rumah tangga yang banyak waktu luang, disela –sela kesibukan mengatur rumah tangga, sangat baik mencoba praktek pola tanam hidroponik.  Bahkan bagi mereka yang memiliki pekarangan terbatas, bukan halangan bertanam pola hidroponik.  Lumayan, selain memanfaatkan barang bekas menjadi lebih bernilai, dengan menerapkan tanam hidroponik bisa menambah penghasilan rumah tangga.  Barang-barang bekas barangkali sekedar rongsokan tak berharga, bila dikemas dengan metode ini, sampah itu bisa bernilai ekonomi tinggi.

“Bulan Ramadhan ini harga sayur banyak yang naik.  Sambil ngabuburit menunggu waktu berbuka, akan mengasyikan jika waktu sore bertanam hidroponik, terutama sayuran.  Panen dari pekarangan sendiri, tidak harus beli maka uang bisa dihemat dengan pemanfaatan pekarangan secara hidroponik” kata wanita lulusan sarjana Kehutanan Universitas Gajah Mada Yogyakarta melalui pesan media sosialnya.

Saking getolnya menggeluti dunia hidroponik, Sri Susilowati yang juga istri mantan Kepala Desa Panggang, Kemalang, Klaten itu dinobatkan sebagai Ketua Komunitas Hidroponik Klaten.  Maka tak heran komunitas sekitar lebih mengenal sosok wanita ini  sebagai Susi Hidroponik asli lereng Merapi (Jepehumas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *