Mendorong Kota Cerdas, Diskominfo Klaten Gelar Bintek Smart City

politik & pemerintahan

KLATEN  –   Dinas Komunikasi Informatika Klaten menggandeng akademisi Fakultas Tehnik Universitas Gajah Mada Yogyakarta untuk mempercepat implemetasi Klaten Smart City melalui acara Bimbingan Teknis Gerakan  100 Smart City  bertempat di Gedung Sidang Paripurna DPRD Klaten (26/06).

Acara yang dilaksanakan dua hari (26-27/06) menghadirkan narasumber Prof Ahmad Djunaedi, Guru Besar Fakultas Teknik Arsitektur UGM Yogyakarta dan DR Dedi Permadi Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika Jakarta.

Guru besar kelahiran Kabupaten Boyolali menekankan pentingnya integrasi aplikasi layanan publik.

“Kata kunci smart city adalah inovasi. Konsep Klaten smart city ini adalah bagaimana menyajikan perubahan masyarakat secara cerdas.  Memangkas alur birokrasi, proses yang cepat dan murah sebagai bagian mewujudkan reformasi birokrasi” kata Prof Ahmad Djumaedi.

Ada enam dimensi kota cerdas sebagai pemetaan wilayah yang harus digarap dengan program Smart City.  Enam dimensi itu kata Guru Besar Fakultas Teknik Arsitektur UGM itu meliputi smart living, smart governance, smart branding, smart envirpment, smart economy dan smart society.  Kata kunci dari kesuksesan smart city adalah leadership pesan Prof Ahmad Djumaedi.

Pesan ini dibenarkan DR Dedi Permadi Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika sekaligus sebagai pendamping 100 Smart City dari pusat.

“Ada tiga faktor penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan Klaten Smart City.  Tiga faktor itu adalah komitmen, efisien dan tepat guna.  Inovasi itu tidak harus selalu banyak, tapi bagaimana bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat” jelas Dedi.

 Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika itu menambahkan saat masyarakat mengalami transformasi digital. Kasus nikah on line, anak kecanduan gadget adalah bentuk gagap teknologi.  Teknologi informasi ini harus disikapi secara cerdas oleh masyarakat dan pemerintah dalam mengelola pemerintahan.

“Analoginya bukan ikan besar akan memangsa ikan kecil, tapi ikan yang cepat akan memangsa ikan yang lambat” singkat Dedi.

Acara Bintek Tahap I Gerakan menuju 100 Smart City yang  dilaksanakan dua hari (26-27/Juni 2019 ) di Gedung Sidang Paripurna DPRD Klaten dibuka Sekretaris Daerah Klaten Joko Sawaldi, didampingi Asisten Tata Pemerintahan Roni Roekmito di 400 hadirin meliputi kepala organisasi perangkat daerah dan unsur perencanaan, relawan IT, kepala  dan akademisi. Bintek ini tindak lanjut lolosnya   Pemkab Klaten di ajang  seleksi kota percontohan implemetasi Smart City oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI sebanyak 100 kota se-tanah air.

Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *