Warga Pluneng Gelar Tradisi Tasyukuran Banyu

sosial & budaya wisata

focusklaten.net – Warga Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum bersuka cita larut dalam syukuran banyu. Kegiatan itu telah berlangsung selama 6 tahun berturut-turut .

Syukuran banyu itu digelar setiap akhir bulan suro ini digagas sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas melimpahnya air di wilayah tersebut.

“Kami bersyukur atas nikmat Tuhan yang diberikan kepada kami berupa air. Di musim kemarau seperti ini kami tidak kekurangan, namun di musim hujan kami tidak kebanjiran. Inilah mengapa kami mengadakan upacara seperti ini sebagai bentuk syukur sekaligus sukacita,” ucap Camat Kebonarum, Sutopo, Minggu (29/9/2019) pada saat kirab budaya arak arakan puluhan tumpeng di Umbul Tirto Mulyono.

Masyarakat Desa Pluneng mengarak kendi, diikuti dengan beberapa tumpeng. Dari balai desa, mereka lantas berarak menuju umbul Tirtomulyono, yang berjarak sekitar satu kilometer.

Selain itu, Sutopo menjelaskan, pihaknya mendukung Syukuran Banyu yang dilakukan warga Pluneng. Beberapa agenda yang telah dilakukan warganya diantara lainnya Bersih Bersih desa , bersih umbul, kembul Bujono serta puncaknya pagelaran wayang kulit.

“Melalui kegiatan syukuran Banyu ini, salah satunya sebagai upaya melestarikan budaya Jawa dan menguatkan keanekaragaman,”katanya.

Dikatakan direktur BUMDes Tirta Sejahtera Desa Pluneng, Agus Hariyanto, umbul Pluneng telah banyak memberikan kontribusi ekonomi warga yang luar biasa. Mulai dari tersalurkannya air umbul ke rumah-rumah warga, membuka lapangan pekerjaan yang sangat banyak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *