Sukses Kuliah S2 di Universitas Pertahanan, Tri Mardiana Raih Predikat Cumlaude IPK 3,90

pendidikan Uncategorized
Tri Mardiana alias Nana bersama Ibu Sumarni dan Bapak Mardi Suranto, kedua orang tuanya, seusai wisuda S2 foto di depan Kampus Universitas Pertahanan.
Nana saat menjalani prosesi wisuda S2 dengan meraih gelar Magister Pertahanan.
Usai prosesi wisuda Nana foto di depan kampus Universitas Pertahanan kebanggaannya.

KLATEN – Tri Mardiana (27), putri daerah Kabupaten Klaten dari Dukuh Jatisari RT 02 RW 01, Desa Kradenan, Kecamatan Trucuk, berhasil lulus Magister Ilmu Pertahanan di Universitas Pertahanan (Unhan) dengan predikat Cumlaude. Pada Rabu (11/3/2020) lalu telah dilangsungkan wisuda Pasca Sarjana (S2) di Aula Merah Putih Universitas Pertahanan yang membuat Tri Mardiana mendapat gelar Magister Pertahanan (M.Han).

Selama 18 bulan Nana, begitu sapaannya, menjalani perkuliahan di Universitas Pertahanan. Nana mengambil Program Studi (Prodi) Damai dan Resolusi Konflik, Fakultas Keamanan Nasional. Hal ini dikarenakan ia memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi, perdamaian, dan kemanusiaan.

Sebagaimana diketahui, sebelum kuliah di Unhan, Nana bekerja di PMI Klaten yang memang memiliki konsentrasi terhadap isu kemanusiaan. Nana merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara putri pasangan  Sumarni dan Mardi Suranto. “Bapak Ibu saya lulus SD, jadi saya ingin menjadi kebanggaan orang tua saya,” kata Nana yang sebelum kuliah S2 di Unhan juga aktif di Kwarcab Gerakan Pramuka Klaten.

“Background saya Ilmu Komunikasi dan saya menyukai isu-isu kemanusiaan, konflik, dan perdamaian, sehingga saya ingin memperdalam ilmu tersebut. Saya yakin, damai akan tercipta jika isu-isu kemanusiaan yang pertama kali diprioritaskan,” ujar Nana sembari tersenyum simpul.

Selama berkuliah di Universitas Pertahanan, Nana mendapat biasiswa penuh dari Kementerian Pertahanan yang menanggung seluruh biaya pendidikan, makan, uang saku, asrama, kegiatan Kuliah Kerja dalam dan luar negeri, serta seragam dan atribut kuliah.

“Saya ingin membanggakan orang tua saya. Apalagi saya menyadari jika orang tua saya sulit untuk membiayai kuliah. Jangankan untuk S2, saat S1 pun saya berkuliah di UGM dengan beasiswa. Jadi untuk S2 saya juga mencari beasiswa agar tidak membebani orang tua saya. Hal ini semata-mata untuk membuat orang tua saya bangga,” katanya.

Di Unhan Nana dituntut untuk bisa menyeimbangkan antara ilmu akademik dan kemampuan bela negara. Sehingga sebelum perkuliahan dimulai, Nana mengikuti Pendidikan Kader Intelektual Bela Negara selama 18 hari di Rindam Jaya. Hal ini dilakukan sebagai bekal, apalagi di Unhan Nana belajar bersama dengan militer (TNI AL, AD, AU), PNS, dan teman-teman yang berasal dari unsur umum.

Selama berkuliah di Unhan, Nana mengikuti beberapa kegiatan yakni Study Visit di Surabaya pada bulan Oktober 2018, Kuliah Kerja Dalam Negeri di Bali untuk melakukan penelitian tentang “Desa Pakraman sebagai Local Wisdom Pencegahan Konflik” pada bulan Febrari 2019, dan Kuliah Kerja Luar Negeri di Korea Selatan dengan judul penelitian “Reunifikasi Korea dari Perspektif Masyarakat” pada bulan Juli 2019.

Selain kegiatan yang diselenggarakan oleh kampus, Nana juga cukup aktif mengikuti Konferensi tingkat nasional dan internasional yakni: 4th AMARC (World Association of Community Radio Broadcasters) Asia Pasific Regional Conference 2018 di Yogyakarta. Kemudian sebagai Pemapar pada Seminar Nasional dan Call For Paper “Satu Indonesia” Universitas Negeri Semarang bulan April 2019.

Setelah itu sebagai Pemapar pada 21st Biennial International Conference of International Consortium for Social Development (ICSD) di Yogyakarta bulan Juli 2019. Selanjutnya sebagai pemapar pada kegiatan Indonesia International Defence Science 2019 di Bogor pada bulan Agustus 2019 lalu.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Drs H Purwanto Anggono Cipto, MSi, Drs Sarwa Pramana, SH, MSi, dan Dr Wardani Sugiyanto yang selalu memberikan dorongan kepada saya untuk selalu memberikan yang terbaik. Saya juga ingin berterima kasih kepada keluarga besar PMI Kabupaten Klaten yang tak henti-hentinya mendukung pendidikan saya,” tutur Nana.

Riwayat pendidikan Nana yaitu SD Kradenan, SMP N 2 Klaten, SMA N 1 Karanganom dan tahun 2011-2015 Nana menempuh pendidikan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada. Pada tahun 2018 melanjutkan studi pasca sarjana di Universitas Pertahanan dan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,90 yang membuatkan mendapat predikan lulus dengan pujian Cumlaude. (Paidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *