Vidcon Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2020.

politik & pemerintahan

focusklaten.net- Bupati Klaten, Sri Mulyani melakukan video conference bersama dengan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, guna membahas Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Ruang Rapat B1 Pemkab Klaten, Jumat (05/06). Video conference ini turut diikuti 9 Gubernur se-Indonesia, 245 Bupati/Walikota se- Indonesia, Bawaslu dan KPU.

Dalam video conference ini ada beberapa hal yang dibahas guna mempersiapkan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ditengah pendemi Covid-19. Pada tanggal 15 Juni 2020, KPU RI akan menyusun persiapan pelaksanaan lanjutan Pilkada 2020 yang akan diajukan kepada Menteri Dalam Negeri sebagai landasan atau acuan dalam proses pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

“Saat ini KPU sedang mematangkan protokol kesehatan Covid-19 dalam peraturan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Semoga dengan adanya peraturan ini dapat memayungi semua yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.” tutur Pranomo Tanthowi, anggota KPU RI.

Ketua Bawaslu RI menambahkan bahwa Bawaslu RI telah menyiapkan diri untuk pelaksanaan tahapan lanjutan Pilkada Serentak 2020. Bawaslu siap menerjunkan anggotanya manakala alat pelindung diri (APD) telah terfasilitasi. Ketua Bawaslu RI berharap semoga Pilkada Serentak 2020 dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Pada tanggal 9 Desember 2020 telah ditetapkan sebagai tanggal pemungutan suara pilkada serentak 2020. Hal tersebut telah diputuskan dengan penuh pertimbangan karena saat ini kita sedang berada di masa pandemi Covid-19.” tutur Ketua DPKPP, Prof. Muhammad.

Prof. Muhammad menambahkan apabila semua elemen dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 dapat menyamakan suara, komitmen dan gerakannya, maka penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 dapat berjalan dengan aman dan sukses. Prof. Muhammad juga berharap semoga Pemerintah Daerah juga dapat ikut bersinergi untuk mendukung diselenggarakannya Pilkada Serentak 2020.

Lebih lanjut, Menteri Dalam Negeri RI menjelaskan bahwa tahapan-tahapan pelaksanaan pilkada dengan protokol kesehatan saat ini sedang dimatangkan oleh KPU RI. Ada beberapa peraturan yang disudah disampaikan antara lain ; pelaksanaan kampanye diharap untuk meminimalisir berkumpulnya orang, pelaksanaan pemungutan suara dilakukan secara bertahap sesuai dengan jam yang ditentukan dan lain sebagainya. Mendagri juga menyampaikan bahwa pelaksanaan pilkada ditengah pandemi ini memerlukan dana yang besar, maka pencairan anggaran yang digunakan untuk pilkada harap dipercepat. Terakhir, Mendagri berharap semoga penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 dapat berjalan lancar dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *